GpMpBSG5TSO0TSG0TpOiTpG5Ti==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

PP GMH Gelar Diskusi dan Doa Bersama, Renungkan Kondisi Bangsa di Tengah Dinamika Aksi Massa


Jakarta, 27 Agustus 2026 — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) menggelar diskusi dan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa di tengah dinamika aksi massa yang berlangsung di sejumlah daerah, termasuk aksi masyarakat Pati di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi jajaran PP GMH untuk menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama agar setiap perbedaan dan aspirasi dapat disampaikan secara bijaksana.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi di tengah masyarakat perlu disikapi dengan kepala dingin. Menurutnya, menyampaikan pendapat dan kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati, namun kebebasan tersebut juga perlu diiringi dengan tanggung jawab.

Rizki menekankan pentingnya menjaga agar penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi tindakan yang justru merugikan masyarakat. Aspirasi, menurutnya, perlu disampaikan secara damai, tertib, dan konstitusional dengan mengedepankan gagasan serta solusi atas persoalan yang dihadapi.

Di tengah situasi tersebut, PP GMH juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai pihak yang dapat mendorong tindakan anarkis. Perbedaan pandangan politik maupun kebijakan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi keselamatan masyarakat dan persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas.

Rizki juga mendorong pemerintah untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang serta memberikan respons secara terbuka, bijaksana, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Selain diskusi, PP GMH melaksanakan doa bersama sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Doa tersebut juga menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian dan persaudaraan di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi.

PP GMH mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa kerusuhan yang pernah terjadi sebelumnya. Jangan sampai perbedaan aspirasi yang semestinya menjadi bagian dari proses demokrasi justru berkembang menjadi konflik yang menimbulkan korban jiwa, kerugian, maupun perpecahan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, PP GMH turut mengajak masyarakat memperkuat solidaritas kemanusiaan dengan mengarahkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana. Di tengah dinamika sosial dan politik, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dinilai tetap harus dijaga.

Melalui diskusi dan doa bersama ini, PP GMH berharap seluruh elemen bangsa dapat menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dan tanggung jawab menjaga ketertiban. Demokrasi harus menjadi ruang untuk menyampaikan kritik, bertukar gagasan, dan mencari solusi, bukan menjadi jalan menuju konflik.

PP GMH menegaskan bahwa sebesar apa pun perbedaan pandangan yang ada, persatuan, keselamatan rakyat, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap menjadi titik temu bersama.

PP GMH Gelar Diskusi dan Doa Bersama, Renungkan Kondisi Bangsa di Tengah Dinamika Aksi Massa

0