Jakarta — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) melantik lima kepengurusan daerah baru dalam kegiatan Pelantikan dan Webinar yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026).
Lima kepengurusan yang dilantik yakni Pengurus Daerah
(PD) GMH Sumatera Selatan, Jambi, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Pengurus Daerah Luar Negeri Mesir (PDLN Mesir).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Mas Imam Nawawi dari Departemen Rekrutmen dan Ustaz Rasfiuddin Sabaruddin dari Departemen Hubungan Antarbangsa.
Ketua Umum PP GMH Rizki Ulfahadi mengatakan bertambahnya pengurus daerah merupakan bagian dari komitmen GMH memperluas jaringan, dakwah, dan kemanfaatan bagi umat dan bangsa.
"Bersyukur GMH kembali bisa melantik Pengurus Daerah yang baru. Ini adalah komitmen untuk meluaskan jaringan GMH. Bukan hanya soal struktural, tetapi juga meluaskan dakwah dan kemanfaatan,” kata Rizki.
Menurutnya, kaderisasi merupakan pekerjaan jangka panjang yang harus terus dilakukan untuk menyiapkan generasi Islam menjadi agen kemaslahatan.
"Perkaderan adalah pekerjaan seumur hidup. GMH harus terus mengader generasi Islam untuk dipersiapkan menjadi agen kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Rizki juga menilai luasnya jaringan Hidayatullah, khususnya alumni pesantren dan sekolah Hidayatullah, merupakan potensi besar sumber daya insani yang perlu dikonsolidasikan.
“Potensi ini harus menjadi modal dan batu lompatan bagi GMH untuk berkemanfaatan luas, khususnya dalam mempersiapkan pemimpin masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizki kembali menekankan pilar dasar organisasi yang disampaikan oleh KH. Hamim Tohari, yakni “Tahu, Mau, Mampu, dan Waktu”. Menurutnya, kader tidak cukup hanya mengetahui dan memahami persoalan, tetapi juga harus memiliki kemauan untuk bergerak, mempunyai kemampuan dan menyediakan waktu untuk mewujudkannya dalam kontribusi nyata.
Sementara itu, Mas Imam Nawawi menekankan bahwa generasi Islam tidak cukup hanya menjadi pribadi yang baik, tetapi juga harus mampu memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.
"Generasi Islam jangan hanya sekadar menjadi baik, tetapi juga harus berkemanfaatan luas. GMH harus menjadi corong baru yang memutus cara-cara konvensional dalam merekrut kader,” ujarnya.
Adapun Ustadz Rasfiuddin Sabaruddin mengatakan GMH memiliki posisi strategis sebagai entitas baru dalam memperluas jejaring Hidayatullah, termasuk hingga tingkat global.
"GMH adalah entitas baru yang harus menghimpun jaringan global Hidayatullah,” katanya.
Pelantikan lima pengurus daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi GMH dalam menyiapkan generasi muda Muslim yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
