GpMpBSG5TSO0TSG0TpOiTpG5Ti==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

PP GMH dan Impact + Gelar Kelana Ber-Impact, Kampanyekan Pangan Nusantara

Jakarta — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) berkolaborasi dengan Impact+ menyelenggarakan kegiatan Kelana Ber-Impact di Aula DPP Hidayatullah pada Minggu, 31 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Menelusuri Keberagaman Pangan Nusantara” sebagai ruang edukasi, kepedulian sosial, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan momentum Hari Raya Iduladha sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya cita kedua tentang swasembada pangan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok termarjinalkan melalui kampanye pangan yang inklusif dan berkeadilan.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menyampaikan bahwa keberagaman pangan Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat dan dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, di saat yang sama, akses terhadap pangan yang layak harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

“Keberagaman pangan Nusantara bukan hanya soal ragam bahan makanan, tetapi juga tentang bagaimana seluruh masyarakat dapat menikmati hak yang sama atas pangan yang sehat, bergizi, dan bermartabat. Karena itu, kampanye pangan inklusif menjadi penting untuk terus digaungkan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PP GMH dan Impact+ membagikan olahan daging kurban yang telah dimasak menjadi berbagai menu siap santap kepada kaum difabel. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa semangat Iduladha harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata kepada mereka yang sering kali berada di luar jangkauan perhatian publik.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi berbagi bersama tokoh literasi nasional, Kang Maman Suherman, yang mengangkat tema keberagaman dan pentingnya membangun persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

Menurut Rizki, Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, setiap upaya pembangunan, termasuk di sektor pangan, harus menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal.

“Nilai yang ingin kami transfer melalui kegiatan ini sederhana namun penting: keberagaman untuk persatuan dan pangan untuk semua kalangan. Ketahanan pangan yang kuat harus berjalan beriringan dengan keadilan sosial,” tegasnya.

PP GMH berharap Kelana Ber-Impact dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk memperluas kolaborasi sosial, memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan, serta membangun kesadaran bahwa pangan bukan hanya isu produksi, melainkan juga isu kemanusiaan dan kebersamaan.

PP GMH dan Impact + Gelar Kelana Ber-Impact, Kampanyekan Pangan Nusantara

0