GpMpBSG5TSO0TSG0TpOiTpG5Ti==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

PP GMH: Pemimpin Muslim Masa Depan Harus Disiapkan Hari Ini

 


Bogor, 13 Juni 2026 — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) menghadirkan diskusi bertema “Urgensi Mencetak Pemimpin Muslim Masa Depan” dalam rangkaian Next Gen Leaders (NGL) Batch III di Ar-Rohmah Training Center, Bogor. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Isnaeni, S.E., anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Pusat, sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya, Isnaeni menegaskan bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh apa yang dilakukan generasi muda hari ini. Karena itu, kaderisasi kepemimpinan harus menjadi perhatian serius jika Indonesia ingin melahirkan pemimpin yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki visi kebangsaan.

“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini. Jika kita ingin Indonesia dipimpin oleh orang-orang terbaik, maka proses menyiapkannya harus dimulai sekarang,” ujarnya.

Ia berharap peserta NGL kelak mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif, sebagai bentuk pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Menurutnya, era digital yang penuh tantangan saat ini harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan memperluas kontribusi bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas, tetapi juga pemimpin yang memiliki karakter kuat dan orientasi pengabdian.

“Kita tidak hanya berbicara tentang Indonesia Emas 2045, tetapi juga tentang siapa yang akan memimpin Indonesia pada masa itu. Karena itu, kaderisasi kepemimpinan adalah kebutuhan strategis bangsa,” tegas Rizki.

Melalui Next Gen Leaders, PP GMH berkomitmen menyiapkan generasi pemimpin Muslim yang unggul secara intelektual, kokoh dalam integritas, serta siap mengambil tanggung jawab di ruang-ruang strategis demi kemajuan Indonesia.

PP GMH: Pemimpin Muslim Masa Depan Harus Disiapkan Hari Ini

0