GpMpBSG5TSO0TSG0TpOiTpG5Ti==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

PP GMH Ingatkan Generasi Muda Agar Bijak Bermedsos dan Kritis Hadapi DFK

Jakarta — Pengurus Pusat

Gerakan Mahasiswa Hidayatullah

(PP GMH) mengingatkan generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial serta bersikap kritis terhadap maraknya fenomena DFK (Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian) yang dinilai semakin mengancam kualitas ruang publik digital di Indonesia.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menilai perkembangan teknologi digital membuat penyebaran informasi menjadi sangat cepat, namun juga membuka ruang bagi konten manipulatif yang dapat menyesatkan publik.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang digital yang sehat. Jangan sampai ikut menyebarkan disinformasi, fitnah, atau ujaran kebencian yang merusak kualitas diskursus publik,” ujarnya.

Menurut Rizki, kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), membuat produksi konten palsu semakin mudah sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.

“Konten manipulatif kini dapat dibuat sangat meyakinkan. Karena itu, setiap informasi perlu diverifikasi sebelum dipercaya atau dibagikan,” katanya.

PP GMH juga menegaskan bahwa sikap kritis terhadap kebijakan publik merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi, namun harus dibangun di atas data dan argumentasi yang bertanggung jawab.

“Kritik terhadap kebijakan pemerintah adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Tetapi kritik tersebut harus berbasis fakta dan argumentasi rasional, bukan melalui penyebaran DFK yang justru memperkeruh ruang publik,” pungkas Rizki.

PP GMH mengajak generasi muda untuk aktif membangun budaya literasi digital, memverifikasi informasi, serta mengedepankan etika komunikasi agar media sosial tetap menjadi ruang dialog yang sehat dan konstruktif.

PP GMH Ingatkan Generasi Muda Agar Bijak Bermedsos dan Kritis Hadapi DFK

0