GpMpBSG5TSO0TSG0TpOiTpG5Ti==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

GMH Kecam Serangan AS–Israel ke Iran: Kejahatan Perang dan Kemanusiaan


Jakarta — Pengurus Pusat

Gerakan Mahasiswa Hidayatullah

(PP GMH) mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dilaporkan menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar.

Pernyataan kecaman ini merespons laporan Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, yang dalam Sidang Dewan Keamanan PBB di New York menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menyatakan bahwa setiap serangan yang mengakibatkan korban sipil harus dikutuk tanpa syarat.

“Jika benar serangan tersebut menargetkan wilayah sipil dan fasilitas pendidikan, maka itu merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip hukum humaniter internasional,” ujarnya.

Menurut laporan yang disampaikan pihak Iran, serangan pada Sabtu (28/2/2026) menyebabkan korban tewas mencapai 115 orang warga sipil. Bahkan disebutkan salah satu serangan menghantam sekolah dasar putri di Minab, Provinsi Hormozgan, yang mengakibatkan banyak anak-anak menjadi korban.

Rizki menegaskan bahwa konflik bersenjata tidak boleh mengorbankan warga sipil, terlebih anak-anak.

“Perlindungan terhadap warga sipil adalah norma paling mendasar dalam hukum perang. Dunia internasional tidak boleh menutup mata jika terjadi dugaan pelanggaran,” katanya.

PP GMH juga mendorong komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk melakukan investigasi independen dan transparan atas insiden tersebut.

“Kami mendesak penyelidikan internasional yang kredibel agar fakta-fakta di lapangan menjadi jelas dan akuntabilitas dapat ditegakkan,” pungkas Rizki.

PP GMH menegaskan pentingnya semua pihak menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.


GMH Kecam Serangan AS–Israel ke Iran: Kejahatan Perang dan Kemanusiaan

0